Pembunuhan itu telah direncanakan. Mereka menganggap sang putra mahkota dibunuh oleh para vampir. Darahnya tidak bersisa, hanya ada beberapa mililiter saja. Raja sebelumnya sudah memanggil para tabib kerajaan, tetapi mereka menyerah. Bahkan tabib yang paling terkenal pun yang memiliki reputasi terbaik. Mereka tidak ada yang sanggup menyelamatkan putra mahkota. Kematian sang putra mahkota membuat penduduk gempar. Dalam hati mereka terpatri rasa ketakutan dan mencekam yang teramat sangat. Beberapa dari mereka membayar penyihir bayaran untuk mengawal mereka sepanjang hari—dan mereka yang tidak memiliki cukup uang untuk menyewa penyihir pun hidup dalam naungan was-was. Bagaimana jika mereka incaran selanjutnya? Seorang lelaki berpawakan gagah berjalan menyusuri koridor. Wajahnya yang tua b

