Byakko tak pernah tahu akan masa depan. Walaupun dia memiliki kekuatan sebagai makhluk yang melegenda, hal-hal yang memiliki sangkut-pautnya dengan masa depan adalah hal yang tak patut dibicarakan. Namun saat mendengar penuturan Peri Mimpi beberapa jam yang lalu, dia menjadi sedikit waspada. Mata oranye dengan kilatan jernih miliknya tak sesenti pun lepas dari Athela. Keselamatan Nona Athela adalah prioritasnya saat ini. Dia adalah kunci yang bisa menghentikan peristiwa Darah Bulan Purnama. Apalagi saat Yang Mulia Vivian sudah menugaskannya untuk menjaga gadis kecil itu. Ya, baginya Athela hanyalah gadis kemarin sore yang baru saja memasuki masa pubertas. Pun dengan kedua orang yang berada di sekelilingnya. Mereka sama; baik Kirania atau Gavin. Sudut matanya menangkap senyuman manis g

