
Aruna sudah mati tujuh kali, selalu di tangan cinta yang sama. Setiap kehidupan berakhir tepat setelah Keanan mengucapkan kata paling sederhana dan paling mematikan, "Aku mencintaimu."
Di kehidupan kedelapan, Aruna terbangun dengan satu tujuan yaitu bertahan hidup. Dia tahu caranya, tidak boleh membiarkan Keanan jatuh cinta. Tidak boleh membalas perasaan itu. Tidak boleh membuka celah sekecil apa pun.
Namun, Keanan selalu menemukan jalan.
Saat masa lalu perlahan terkuak dan perasaan tak lagi bisa dibendung, Aruna dihadapkan pada pilihan paling kejam, hidup tanpa cinta, atau mati sekali lagi demi pria yang tak pernah berhenti mencintainya.
