Adrian sedang membereskan berkas di atas mejanya saat Mario masuk ke ruangannya. "Udah siap-siap pulang nih?" Sindir Mario. Karena jelas jam di dinding masih menunjukkan pukul 3 sore. "Iya, gue harus pulang lebih awal, duo Rei merengek minta ikut mengantar Onty nya ke bandara." Jawab Adrian. "Ooh." Mario hanya ber oh ria. Adrian tersadar sesuatu, dia lalu menghentikan kegiatannya. "Lo tahu kan Stephanie berangkat sore ini?" Tanya Adrian pada sahabatnya itu. Mario mengangguk. "Terus, kelanjutan hubungan kalian gimana?" Tanya Adrian lagi. "Ya nggak ada kelanjutan. Kan dia pergi." Jawab Mario santai. Adrian menggelengkan kepalanya. "Kalau cinta ya perjuangin dong, Bro. Mana ada cinta tanpa perjuangan." Kata Adrian, lalu dia berjalan meninggalkan Mario yang masih terdiam di ruanganny

