31

1123 Kata

Setelah perjalanan yang mendebarkan bagi Marcela, sampailah mereka di rumah Adrian. Mereka memasuki gerbang yang telah dibukakan oleh satpam, dan berhenti di halaman rumah. Adrian turun dan membukakan pintu mobil untuk Marcela dan duo Rei. Marcela keluar dengan tetap berusaha tenang. Duo Rei keluar dengan penuh semangat. "Waaa, rumah Om Ryan besar sekali." Kata Reihan dengan polosnya. Adrian tertawa melihat dua calon anaknya yang tampak bersemangat. Lalu menggandeng mereka masuk kerumahnya. Marcela masih diam. Adrian mambalikkan badan dan melihat Marcela masih belum beranjak dari tempatnya berdiri. "Sayang..." Panggil Adrian. Marcela yang sadar dirinya dipanggil Adrian, langsung menoleh dan tersenyum, lalu mengikuti Adrian dan anak-anaknya dari belakang. Seakan dia sudah terbiasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN