Adrian sudah berada di atas tubuh Marcela. Tatapan mereka saling mengunci. "Istriku cantik banget." Bisik Adrian. Marcela tersenyum. "Suamiku juga ganteng banget. Pasti banyak cewek-cewek cantik disana yang deketin kamu, kan?" Tanya Marcela dengan tangan masih melingkar di leher Adrian. "Mungkin, tapi aku nggak perduli. Karena buat aku, istriku ini yang paling cantik." Adrian mencubit ujung hidung Marcela. "Gombal." "Ih, beneran. Dari dulu sampai sekarang, cuma kamu, Marcela Diandra, yang selalu ada disini." Adrian menuntun tangan Marcela menyentuh dadanya. Marcela tersenyum lagi. Adrian mendekatkan wajahnya ke wajah Marcela lalu menciumnya. Tak lama Marcela melepas tautan bibirnya. "Ngomong-ngomong, kamu udah rencanain ini semua sama Mario?" Tanya Marcela yang tiba-tiba teringat

