21. MASAK

1259 Kata

Langit sudah bersiap hendak ke kampus. Sementara Mentari masih duduk manis bahkan belum mandi sama sekali. "Lo enggak ke kampus." "Enggak!! Lagi enggak ada kelas." Jawabnya polos. "Beneran?" Mentari mengerucutkan bibirnya. "Yaelah.. lo gitu aja enggak percaya." "Gw kan enggak tahu lo bohong atau jujur." 'Ish... Nyebelin banget sih nih orang. Terbuat dari apa sih dia. Jadi laki buat kesel terus.' Pikir Mentari yang meluruskan kakinya di atas meja. "Jadi perempuan duduk lo tu yang sopan." "Hidup sama lo banyak aturan!!" Sungut Mentari. "Enggak ada yang maksa lo buat nikah sama gw!!" "Ada bokap gw. Puas lo!! Bangke!!" Mentari menimpuk Langit dengan bantal. "Mentari kosa kata lo!!" Bentak Langit kesal. "Apa!!" Sergah Mentari bangkit. "Mending pergi lo sekarang. Berisik lo!" Lang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN