Sejak di rumah sakit Mentari merasa pinggang sangat sakit, tapi ia tak terlalu memikirkan, ia hanya menganggap itu efek suntikan yang pernah Anjani berikan, tapi entah kenapa sakit luar biasa hari ini, seperti datang mau datang bulan. "Aauuh!! Kenapa sakit sekali ya. Dari sadar di rumah sakit perutku sakit sekali, setiap buang air kecil juga pedih. Kenapa ya?" Ucapnya sendiri. Mentari menyandarkan tubuhnya, ia memandang bantal Langit yang sudah kosong membuat bibirnya mengerucut pagi itu. "Langit kemana lagi? Udah tau istri sakit, seharusnya disini. Gue chat aja, malas gue turun badan sakit gini." Mentari mengambil ponselnya di nakas. Lalu ia mengetik pesan tertuju untuk Langit. Mentari Kamu dimana? Pinggang aku sakit nih. Pijitin. ? Setelah memastikan pesan itu terkirim, Mentari mengu

