Tanpa disadari, Puput memang menciptakan masalah dari kesalahpahamannya sendiri. Ucapan yang terlontar dengan kepolosan telah berhasil membuat semua orang di ruang keluarga yang megah dan mewah itu terkejut dan terperangah. Beruntung baginya, tidak ada satu orang pun yang memiliki riwayat jantungan. Ya, Puput masih terlindungi dari petaka. Bernard menatap tajam kepada putranya, si anak bungsu yang dibanggakan dengan wajah sangar dan bengis. "Apa maksudnya dengan istri kedua, Bernaldi! JAWAB!" teriaknya menggelegar. Puputlah yang mendadak jantungan mendengar suara keras dan marah tersebut, mengalahkan kengerian bayang-bayang para debt collector yang selalu berteriak membentaknya. "Sebentar, Pa! Tenang dulu. Jangan bikin takut anak orang," ujar Renata kepada suaminya sambil memegang

