Helaan napas terdengar berbarengan dari kedua orang yang masing-masing duduk miring menatap ke arah jendela, saling membelakangi. Keduanya sama-sama kesal, sama-sama sebal pada orang yang berada disampingnya. Puput berpikir kalau dia sedang dijadikan alat kepura-puraan Aldi untuk menutupi hubungannya dengan Kirei, yang mungkin saja tidak disetujui oleh keluarganya, sebab, ia tidak menemukan alasan lain kenapa Aldi mau mengenalkan dirinya sebagai kekasih kepada mereka. 'Malangnya diriku, ya ampun. Inikah pekerjaan yang telah dibayar dimuka dengan belanja sampai ratusan juta?' keluh Puput dalam hati. Disampingnya, wajah tertekuk dan cemberut penuh kekesalan, merasa tidak mengerti jalan pikiran Puput. 'Adakah wanita sebodoh itu hingga tidak tahu kalau aku sangat menyukainya?' desah Aldi

