Serba Dadakan

1824 Kata

Mengakhiri pertemuannya dengan Puput malam itu, di dalam perjalanan menuju kembali ke mansion, Aldi memeriksa telepon genggamnya. Terdapat beberapa kali panggilan tak terjawab dan beberapa pesan. Ia segera menghubungi Eko yang tampak kesal kepadanya. "Bos! Kemana aja lu? Parah banget ditelponin gak diangkat-angkat. Lo sebenernya butuh bukti gak sih?" cerocos Eko yang baru saja sampai di rumahnya. "Tapi kan sekarang gua telepon lo," sahut Aldi kalem. "Iye, sultan mah bebas," keluh Eko yang merasa percuma menumpahkan kekesalan pada bos sekaligus sahabatnya itu. "Lo ngapain aja di sana? Kakak gua mana?" tanya Aldi. "Males jawab gua. Bye!" Eko memutuskan sambungan telepon. Aldi memandang teleponnya dengan kedua alis mengangkat ke atas, terheran-heran sekaligus marah pada asistenny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN