Caper

1442 Kata

“Ra, Mas Jovan tuh umur berapa?” “dia suka makan apa?” “kalo pagi tuh dia sering olahraga gitu gak?” “dia suka nongkrong dimana?” Pertanyaan itu mulai bermunculan setiap harinya. Dian benar-benar terpikat dengan pesona Jovan Adhiaksa. Dhira sampai lelah menjawab setiap pertanyaan dari kawannya itu. Dia tak menyangka temannya itu serius dengan perkataannya. Dia pikir Dian hanya bercanda saja. Tapi ternyata dia memang benar-benar sering main ke rumah Dhira sekarang hanya demi melihat Jovan saja. Dari alasan mengantar kue, mengantar siomay sampai mengajak Dhira keluar. Tapi Dhira tahu itu hanya modus saja. “Ra.. Dhira. Bangun nak.” Panggil bu Nadia pada putrinya itu. Ini memang hari minggu dan biasanya kalo hari minggu Dhira sengaja bermalas-malasan saja. Dia tak ingin melakukan a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN