Erika tahu, sebenarnya ia tak perlu membuktikan apa pun agar Reno percaya. Baginya, Reno hanyalah bayangan usang yang tak berarti. Tak ada untung atau rugi jika mantan suaminya itu tahu hubungannya dengan Alvaro. Namun, keras kepala pria tersebut, yang terus mengganggu dan meracau dengan prasangka, memaksa Erika untuk bertindak. Demi menegaskan bahwa hubungan antara dirinya dan Alvaro memang benar-benar lebih dari sekadar teman, ia menampilkan pembuktian cinta yang tak terbantahkan. Reno berdiri di sana, wajahnya membara, tatapannya menusuk tajam seakan ingin mengobrak-abrik semuanya. Amarah yang membuncah rasanya susah untuk ia kendalikan, namun tetap berusaha menahan agar tak meledak. Di sisi lain, Alvaro yang menyaksikan dengan dingin, bisa merasakan betapa dalam dendam Reno menancap,

