Bab 37. Dipecat

1214 Kata

Kepalaku pusing sekali ketika diberitahu oleh staffku bahwa ada masalah pada proses kerjasama yang tempo hari aku tandatangani. Garis besarnya, karena kecerobohan keputusanku itulah membuat perusahaan merugi secara finansial. Sedangkan Leo yang mengusulkan hal itu, sudah mengundurkan diri dari beberapa hari yang lalu. "Pak, dipanggil Pak Direktur ke ruangannya," ujar Alya, salah satu staff kantor ini. "Ya, ya, aku segera kesana!" sahutku. 'Mampus aku!' gumamku dalam hati. Dengan degupan jantung yang berpacu kencang, aku menghampiri ruangan Pak Direktur, disana sudah ada beberapa pegawai yang lainnya. "Kalian boleh pergi," tukas Pak Direktur kepada mereka. Mereka mengangguk dan meninggalkan ruangan Pak Direktur. "Pak Rizki, bapak pasti sudah tahu bukan, kenapa dipanggil kesini?" uja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN