"Aku tadi meeting terus lanjut diskusi sama investor," cerita Stella sambil menyantap makan malamnya. "Dan tahu nggak? Akhirnya aku dapet spot baru untuk cabang kedua klinikku. Lokasinya strategis banget, di dekat mall, dan pas banget sama target market aku Mas." Suara Stella terdengar antusias, semangatnya terpancar dari tatapan matanya. Stella sedang sangat antusias, karena klinik kecantikannya yang baru dua bulan berjalan, menunjukkan perkembangan luar biasa. Stella sangat bekerja keras, menaruh waktu dan perhatiannya penuh pada usaha itu, berharap kelak bisa menjadi bisnis utama yang membuatnya mandiri dan sukses. Devan duduk di seberangnya, dengan jas kerja yang belum sempat ia lepas, dasi masih longgar tergantung di leher. Di hadapannya, makanan tersaji hangat, steak daging dan mas

