“Mas, Birendra dimana kok gak ikut makan sama kita?” tanya Amita yang tidak menemukan Birendra di meja makan. “Ya gitu lah Mit, sejak Agni gak ada di rumah Birendra menjadi sering mengurung diri. Aku sampai bingung mau membujuk Birendra dengan cara apa lagi,” keluh Candra pada AMita. “Ya udah kalau gitu biar aku yang membujuk Birendra ya Mas.” “Kamu yakinmau membujuk Birendra untuk ikut makan dengan kita?” “Tentu saja aku yakin lah mas. Bagaimanapun juga Birendra harus makan mas, gak baik nunda-nunda waktu makan.” Ucap Amita seraya ia pergi untuk memanggil Birendra. “Ren, kita makan dulu yuk,” ajak Amita pada Birendra yang sedang duduk termenung di depan jendela kamarnya yang langsung menuju ke sebuh kebun kosong. “Tante tahu gak di depan itu ada kebun kosong?” “Tentu saja tante ta

