Setelah dia bertengkar dengan Lusi, kali ini Nadira merasa memang dirinya yang salah. Ralat! Bukan bertengkar, tepatnya Lusi marah pada Nadira. Tapi Nadira tidak! Perempuan itu pun memutuskan untuk mendatangi kantor tempat Lusi bekerja ketika jam istirahat. “Lusi ....” Nadira tak menemukan Lusi di tempatnya. “Lagi cari Bu Lusi, ya, Bu?” tanya seseorang dalam ruang tersebut. Sepertinya dia adalah anggota dari tim pemasaran, bawahannya Lusi. Nadira pun mengangguk. “Oh, iya! Ke mana dia? Dia sudah istirahat?” tanya Nadira. Semua orang di sana saling bertatapan. “Iya, Bu! Bu Lusi sepertinya sudah pergi! Kami juga mau pergi, mari, Bu!” “Oh, ya sudah!” Nadira pun membalas anggukkan tersebut. “Padahal baru tadi pagi mereka bertengkar, tapi sekarang sudah dicari lagi! Aneh!” tukas s

