Bagian 99

1319 Kata

Flashback, lima tahun yang lalu. “Nadira, ayo kita berangkat!” panggil seorang perempuan paruh baya dengan sweater kuningnya. “Nanti dulu, Ma! Kita tunggu Rangga! Dia masih di jalan katanya!” “Ya, kalau menunggu Rangga akan lama! Kita masuk kapal selam lebih dulu saja! Dia juga tidak terlalu tertarik untuk ikut!” Walau dipaksa untuk masuk, tapi Nadira tetap menggeleng kepala. “Ya sudah, kalau begitu kami menunggu di dek kapal ya! Biar nanti kita masuk bersama-sama!” “Baik, Ma!” Kedua orang tua sangat memperhatikan menantunya! Mereka sedang mendambakan seorang cucu, itu kenapa Nadira sangat diperlakukan dengan baik agar menantunya itu segera mengandung anak. Nadira melihat ke arah jam, sudah sekitar dua puluh menit dia menunggu. [Sayang, kau akan ikut dengan kami atau tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN