Malam semakin larut, Nadira segera menyelesaikan pekerjaan yang ia bawa ke rumah. Sementara Rangga, yang juga membuka laptop di depan Nadira, kali ini mulai membereskan barangnya. “Sudah malam, Nad! Ingat kesehatanmu, kau harus istirahat!” titah Rangga sambil menyimpan barangnya. “Emmm, ini juga aku sudah selesai, kok!” Sama seperti Rangga, Nadira pun menutup laptopnya lalu membereskan semua barang. “Sudah?” tanya Rangga. “Emmm!” Begitu Nadira berdiri, Rangga langsung menggendong perempuan tersebut tanpa aba-aba. “Eh! Eh! Eh! Rangga!” Nadira terkejut dan memukul bahu mantan suaminya tersebut. Tapi Rangga tak menggubris, pria tersebut terus melangkah membawa Nadira menuju ke kamar. Sementara Nadira yang tak kunjung diturunkan, hanya bisa berpegangan erat pada pria tersebut d

