Bagian 90

1160 Kata

“Selamat malam,” ucap Rangga sambil menyelimuti perempuan tersebut yang tidur dengan pulas di sampingnya. Apa yang Rangga inginkan malam ini, tak bisa ia dapat. Tapi dia tak marah! Toh, dia berkata seperti itu hanya untuk menggoda Nadira saja. Seperti yang Rangga katakan sebelumnya, asal Nadira sehat, baik-baik saja, dan berumur panjang, itu sangat cukup untuk baginya. Rangga mengusap perut sang istri yang mulai terasa menonjol jika disentuh. Dia tersenyum membayangkan ada anaknya di dalam sana. “Sehat-sehat, ya, Nak! Papa di sini akan berusaha melindungi kalian berdua. Mamamu sehat dan kau juga sehat. Nanti kita bertemu di sini saat sudah waktunya dalam keadaan selamat.” Kandungan Nadira kini hampir menuju bulan kelima. Itu kenapa Rangga sering merasa khawatir pada perempuannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN