19. Ngidam?

968 Kata

______ Setelah mengantarkan Maurin ke sekolahnya, Amanda langsung menuju kantor Barra. Perasaannya tidak tenang jika Barra masih marah padanya. "Lho, Man. Tumben kesini?" Tanya Kevin yang kebetulan berpapasan dengan Amanda di lobby kantor. "Iya Kev, ada urusan sebentar. Mas Barra gak lagi ada klient kan?" Kevin menggeleng, "Engga kok, paling cuma ngecek berkas yang seminggu lalu aja. Gue tinggal dulu ya, mau ke sebelah." Amanda hanya geleng-geleng melihat tingkah Kevin, "Makanya nikah Kev, biar ada yang masakin tiap pagi. Biar hemat," Kevin terkekeh, "Jodoh gue masih nyasar keknya." "Ada-ada aja," "Gue duluan Man," pamit Kevin. Amanda kembali melangkah menuju ruangan Barra yang berada di gedung paling atas. Dia mengetuk pintu sebentar, setelah mendengar tanggapan dari dalam barul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN