"A' ". Rafan baru saja duduk dikursi meja makan untuk menyantap makan siang bersama keluarga Daisy. Ia menoleh pada Arik yang duduk di seberang nya. "Aa' bisa bikin layangan? Layangan besar". Kata Arik bertanya dengan penuh harap. "Arik. Jangan aneh-aneh deh. Kamu-". "Bisa". Jawab Rafan menyela teguran Daisy. Gadis itu langsung menoleh cepat pada cowok yang duduk di sampingnya. "Aku bisa kok, dulu aku sering bikin layang-layangan sama Akmal sama Kevan". Jelas Rafan. Daisy mengernyitkan dahi ragu, sedangkan Arik sudah berseru girang. "Oke!. Kalau gitu nanti kita bikin ya, A'. Nanti biar Arik yang minta bambu sama Kang Dahlan.". Kata Arik Semangat. Rafan mengangguk saja. Hubungan dua laki-laki itu sudah membaik. Semenjak di sungai. Memancing ikan, keduanya saling berlomba. Namun, juga

