Setelah berjalan beberapa saat akhirnya Gazan dan Gina bisa melihat dengan jelas tembok yang begitu megah di hadapan mereka. Tapi bukan Gazan namanya kalau tidak berhati - hati dalam bertindak. “Sebaiknya kita perhatikan dulu keadaannya sebelum memutuskan untuk masuk kesana,” kata Gazan. “Kau benar. Lagipula aneh sekali kota sebesar itu tidak ada satu pun orang yang lalu lalang,” Gina. Mereka sengaja mengambil jalan lewat semak - semak dengan tumbuhan yang tinggi agar tidak terlihat orang siapapun. Dengan begitu mereka akan leluasa memeriksa situasinya. Saat sudah memastikan keadaannya aman maka mereka pun mendekati gerbang untuk memeriksa penjagaan disitu. “Bau ini!” Gina terkesiap dan tiba - tiba langsung berhenti. Gazan kagum melihat kepekaan penciuman Gina karena dapat mencium da

