Perbatasan kota yang sepi dari lalu lalang manusia menjadi saksi dari kehancuran sekelompok orang yang berani mengganggu keluarga Gazan. Tapi semua tahu kalau urusannya tidak hanya sampai disitu kalau masalah yang sebenarnya belum terselesaikan. Gazan dan Zuka sudah ada di salah satu ruangan di dalam kediaman mereka. Suatu ruangan rahasia yang terletak dibawah tanah. “Sudah lama aku tidak datang kesini. Apakah kau sudah mengurus mereka Zuka?” Gazan duduk pada sebuah kursi kayu dengan kiri kanannya memiliki ukiran wajah manusia pria dan wanita. Dari jenis kayu yang digunakan sudah jelas kalau usianya sudah berumur ribuan tahun. “Kursi itu pun sudah lama menantikan anda untuk mendudukinya tuan. Anda tidak perlu khawatir karena aku sudah memulihkan kembali orang yang bernama Nangta dan

