Begitu Zuka memastikan tidak ada yang melihatnya, saat itu ia tahu dapat bertarung dengan kemampuan terbaiknya. Akan sangat sulit melakukan beberapa gerakan yang tidak manusiawi di hadapan mereka karena pasti akan mengundang banyak pertanyaan yang jawabannya sangat susah untuk dijelaskan. “Nah baiklah sampah - sampah dunia yang menjijikkan! Kalian sepertinya sedang marah dan seseorang telah membuat kalian semua menjadi lepas kendali. Tapi sayangnya kali ini kalian harus berhadapan dengan seorang wanita yang setengah mengantuk. Apa kalian tahu bagaimana perasaan seorang wanita yang terpaksa terbangun tengah malam seperti ini?” Zuka berusaha menahan amarahnya walau masih sangat terlihat jelas kalau saat ini dia memang berada pada titik yang hampir lepas kendali. Mendengar apa yang dikatak

