Dengan tubuh yang sudah berlubang oleh karena menahan serangan secara langsung tersebut sontak membuat Gazan hampir kehilangan kesadarannya. Tubuhnya terjatuh ke lantai dan mengalami kesulitan untuk bangkit karena mengalami kehabisan darah. “Apakah sebegitu pentingnya wanita itu bagimu sampai kau rela melakukan hal yang gila seperti itu. Walau kau adalah makhluk abadi tapi bukan berarti kau tidak bisa merasakan sakit apabila terkena serangan,”Edgar. Padahal Gazan memang tidak merasakan apapun yang kutukan yang dimilikinya jauh berbeda dengan yang lain. Namun sebagai manusia yang kehabisan banyak darah tetap mengalami kesulitan bergerak untuk sementara. “Ssshhh!” Muncul asap dari darah yang tersisa menempel di tubuh Edgar. Namun karena kulitnya yang sangat tebal membuat dirinya tidak mer

