another - 44

1993 Kata

Liora masuk ke dalam kamarnya. Ia bisa melihat Jean yang sedang duduk di sofa tanpa mengalihkan pandangannya dari ipadnya. Liora berjalan perlahan, menghampiri suaminya sembari membawakan secangkir teh hangat. Ia duduk di sebelah Jean, menaruh secangkir teh itu di atas meja. "Kak Jean," panggil Liora dengan suara pelan, namun tidak digubris sama sekalu oleh pria itu. "Kak, aku minta maaf udah ajak Ayah ke sini. Tolong berhenti diemin aku. Kak Jean harus tahu alasan kenapa aku bawa Ayah ke sini meskipun aku tahu Kak Jean benci dia." Kini Jean menatap ke arah Liora. Ekspresinya sangat datar. "Apapun alasan kamu, kamu sudah membuat saya marah, Liora." "Aku tahu, tapi apa Kak Jean enggak mau tahu alasan Ayah datang? Kalaupun sudah tujuh tahun Ayah mengabaikan Kak Jean, pasti ada sesuatu ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN