another - 51

1855 Kata

"Kenapa Mama ingin membunuh gue?" Kenzo menghela napas pelan. Ia tahu Jean pasti kebingungan. Tentu saja Jean pasti merasa tidak melakukan hal apapun sampai harus dibunuh oleh Mamanya. "Gue enggak yakin alasannya. Gue hanya tahu, Mama harus menyingkirkan lo agar pewaris di surat wasiat Ayah bisa diubah menjadi nama gue." Jean terdiam. Pria itu melonggarkan dasinya, lalu berjalan menuju sofa dan duduk di sana. Kenzo juga ikut duduk di sofa. Jujur saja ia sedikit pegal karena harus berbicara sembari berdiri. "Oke. Gue ke sini selain untuk kasih tahu itu, gue juga mau nanya kabar Ayah. Dia baik-baik saja, kan?" tanya Kenzo dengan penuh harap bahwa Ayahnya memang baik-baik saja. Jean hanya menatap Kenzo selama beberapa detik, namun Kenzo sudah bisa memahami maksud dari tatapan itu. "Jadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN