another - 52

1864 Kata

Evan masuk ke dalam ruangan Jean. Ia bisa melihat pria itu sedang menyantap sarapannya yang entah kapan dia membelinya. Evan menghela napas pelan, lalu menghampiri pria itu dan duduk di sampingnya. "Gue yang khawatir sama lo, sampai enggak bisa tidur. Lo malah makan dengan lahap seperti enggak ada beban. Entah gue yang kelewat khawatir atau lo yang terlalu meremehkan." Jean terkekeh. "Gue tahu lo khawatir. Tapi lo harus ingat makan juga. Semua butuh tenaga. Termasuk untuk takut. Jadi, ayo sarapan dulu. Gue beli banyak waffle sama roti lapis. Gue enggak bisa habiskan ini semua." "Ck." Evan pun mengambil waffle yang ada di depannya lalu melahapnya. "Gimana sama Liora? Dia enggak banyak nanya, kan?" "Dia lebih banyak nanya dibandingkan yang gue bayangkan. Tapi enggak masalah. Gue sudah ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN