another - 23

1415 Kata

*Flashback* Jean berlari mengikuti brankar yang membawa Liora masuk ke ruang operasi. Ia berhenti di depan pintu ruangan. Jean tak bisa menahan tangisnya. Ia berdoa supaya Tuhan masih berbaik hati untuk menyelamatkan istrinya. Seorang polisi datang menghampiri Jean, memberikan tas milik Liora yang ditemukan di dekat puing-puing mobil. "Maaf, Pak. Ini tas milik korban. Kami temukan di dekat lokasi kejadian." Jean mengambil tas itu, lalu mengangguk. "Terima kasih, Pak." Jean memeluk tas itu. "Kamu harus selamat, Liora. Beri aku kesempatan untuk membayar sakit hatimu. Tolong, tetaplah hidup," gumamnya. Jean tak sengaja menjatuhkan tas milik Liora, hingga barang-barang yang ada di dalamnya berserakan di lantai karena posisi resleting tasnya tadi setengah terbuka. Jean menghela napas pelan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN