Liora pergi ke rumahnya. Ia berdiri di depan pintu dengan koper di sebelahnya, hingga pintu itu terbuka, menampilkan Amel yang sepertinya sedang memasak makan malam karena wanita paru baya itu memakai celemek. Liora menatap Mamanya, lalu menangis. "Loh, kamu kenapa, Nak? Ayo masuk dulu. Di luar dingin." Liora mengangguk, lalu masuk di tuntun oleh Amel. Ia duduk di sofa tanpa menghentikan tangisannya. Amel kembali ke dapur, mematikan kompornya, melepas celemek di tubuhnya, lalu kembali menghampiri putrinya. "Leo!" teriak Amel saat berada di dekat tangga. Ia memanggil putranya yang berada di kamar. "Leo, Kakakmu datang!" teriaknya lagi. Ya, Liora memang memiliki seorang adik laki-laki bernama Leonard yang kerap disapa Leo. Leo buru-buru turun dari lantai atas, menghampiri sang Mama.

