another - 25

1566 Kata

Setelah menemui Jean di rumahnya semalam, Evan jadi sering datang ke sana setiap hari. Tentu saja untuk memeriksa apakah Jean masih hidup atau tidak. Melihat wajah Jean dan tidak adanya gairah hidup membuat Evan sedikit khawatir temannya itu akan melakukan hal aneh jika tidak di awasi. Ya, meskipun Jean bukanlah orang yang akan berpikiran pendek seperti itu. Evan masuk ke dalam kamar Jean, membawa nampan berisi sepiring nasi dengan lauk dan segelas teh hangat. Jean sedang duduk di lantai dekat tempat tidurnya. Evan hanya bisa menghela napas melihat Jean yang tidak beranjak dari sana sejak saat Evan menemuinya pertama kali. "Gue enggak tahu apa fungsi tempat tidur dan sofa lo kalau lo senang banget duduk di lantai. Boleh ngegalau, tapi ya sambil duduk di sofa gitu. Lantai lo sampai hanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN