33

1399 Kata

Seperti biasa, Andra kembali mengantarkan Risa pulang saat jam kerja selesai. Risa tidak menawarkan pada Andra untuk mampir, tapi Andra dengan wajah tanpa dosanya ikut keluar dari mobil dan mengikuti Risa memasuki apartemen wanita itu. Risa sudah terlalu lelah untuk berdebat dengan Andra. Karenanya, dia membiarkan Andra melakukan apapun semaunya. Sampai di apartemen, Risa tak banyak bicara. Langsung masuk ke kamar, untuk segera mandi. Tak lupa, dia juga mengunci pintu kamarnya. Dengan perubahan sikap Andra sekarang yang jadi otak m***m, Risa takut jika Andra bertindak berlebihan. Misal, masuk ke kamarnya. Masih mending kalau Risa sedang berpakaian lengkap. Nah, kalau tidak? Atau semisal baru selesai mandi dan hanya memakai handuk? Risa sangsi Andra akan merasa bersalah jika hal itu benar-

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN