Yara perlahan menurunkan kakinya, wanita itu cepat-cepat merapikan pakaiannya sebelum membalikkan tubuh ke arah pria yang tadi meneriakkan namanya. Bruk! Belum sempat berbalik, Jamila sudah keburu jatuh pingsan di hadapannya. Yara memutar bola mata ke atas, ia tahu jika Jamila pura-pura pingsan untuk memberatkan tuduhan kepadanya. Yara lalu membungkuk, memungut bunga janda kesepian yang tergelatak mengenaskan pasca rumah impiannya hancur oleh tendangan seribu bayangan milik Yara. "Semoga amal ibadahmu di terima di sisi Allah ya, Mbak Jamila," bisik Yara sambil meletakkan bunga janda kesepian yang sudah lecek di atas tubuh Jamila. Wanita itu tersenyum samar, saat melihat perubahan raut wajah Jamila seketika itu juga. Yara tau, jika Jamila sedang menahan diri setengah semaput, agar ak

