Chapter 8

2668 Kata

Sofia mengerutkan kening, ketika Erzan justru membawanya pulang ke rumah cowok itu, bukannya ke rumahnya sendiri. Dia masih berdiri di ambang pintu, menatap ke dalam rumah Erzan, sementara Erzan sendiri sudah melenggang masuk ke dalam sambil bersiul senang. Entahlah, menurut Sofia, semenjak kejadian mereka mengungkapkan perasaan masing-masing di rumah sakit, dan status mereka berubah menjadi pacar resmi, Erzan terlihat begitu bahagia dan dalam keadaan mood yang sangat baik.             “Sof?” panggil Erzan kemudian, membuat Sofia sadar dan menyambut kedatangan Erzan dengan raut wajah bingungnya yang masih bertahan. Cowok itu tersenyum sangat lembut, kemudian merangkul pinggang Sofia. “Kenapa lo masih berdiri kayak patung selamat datang gitu, sih? Hmm?”             Meskipun sudah berpacar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN