Chapter 11

3221 Kata

Kio celingak-celinguk seperti maling yang sedang ingin menghindari amukan massa.             Cowok itu menghembuskan napas lega saat menyadari bahwa Sofia sedang duduk sendirian di kantin sambil membaca skripsinya dengan sebelah tangan menopang dagu. Menurut informasi yang didapatkan oleh Kio, Sofia akan maju sidang tiga hari lagi.             Dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk meminta maaf atas semua kesalahannya di masa lalu, juga untuk keributan di pelataran parkir kampus akibat ulah kakak tirinya, seminggu yang lalu. Mumpung tidak ada jin yang selalu menjaga dan mengawal Sofia, alias Erzan.             “Hei,” sapa Kio ramah, ketika cowok itu menarik kursi di depan Sofia dan menjatuhkan tubuhnya di sana. Kio tersenyum bersahabat, membuat Sofia mau tidak mau membalas senyumann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN