Varlotta langsung mengangguk. “Permintaan apa yang kau inginkan dariku? Jelaskan terlebih dahulu. Barulah aku akan mempertimbangkan ulang lagi,” jawabnya dengan nada yang cukup tegas. Disengaja agar membuat Geonado sedikit kesal. "Harus masuk akal dan bisa diterima logikaku. Jika tidak, maka aku akan menolak. Tidak peduli walau aku menyukaimu. Aku tidak bisa tunduk untuk apa pun yang kau mau. Apalagi sampai membuatku rugi dan hanya menguntungkan kau saja. Aku tidak bi--" Varlotta dengan terpaksa harus menyudahi ucapan karena jari telunjuk tangan Geonado yang ditaruh di depan mulutnya. Ia pun spontan mengatupkan bibir. Tetapi, seperkian detik saja. Kala, tangan Geonado sudah menjauh. Maka mulutnya dibuka kembali. "Cepat katakan apa yang kau mau, Mr. Gorgeous. Aku juga tidak mau terlalu l

