"Terima kasih sudah mengajakku makan di sini, Nak. Kau tahu saja jika aku suka restoran ini." Geonado langsung memusatkan atensinya ke sosok ayah Varlotta. "Iya, sama-sama, Mr. Vandara." "Aku punya sedikit pendapat tentang rasa makanan di restoran ini, Nak. Kau ingin mendengarnya?" Geonado kembali mengalihkan pandangan dari piring berisikan pasta ke sosok Samuel Vandara. Ia segera mengangguk seraya memamerkan senyuman sopan yang paling dapat dirinya perlihatkan sebagai bentuk kesopanan. Cara tersebut sering digunakan. "Pendapat soal makanan di restoran ini? Di lidahku selalu enak saja, Mr. Vandara. Pendapatku tidak salah bukan?" Geonado menjawan dengan canda. "Rasa makanan di sini, seperti mengalami adanya peningkatan dari waktu ke waktu. Pendapatmu juga benar, Nak. Makananan di resto

