Arshaka yang masih terluka mencoba terus berjalan walau harus tertatih-tatih menyeberangi sungai di perbatasan itu, demi mengarungi perjalanan ke Alas Kidung untuk kembali ke desa Dukuh Kemuning. Arshaka kembali ke sana Bukan tanpa alasan. Melainkan dia membawa kembang Puncung Merah sebagai penawar racun untuk Putri dari Gusti Demang Damar yang masih tertidur sampai saat ini akibat wisa kembang Puncung Kuning. ‘Aku harus bermalam di Alas Kidung, karena tidak mungkin aku melanjutkan perjalanan di malam hari. Binatang buas akan berkeliaran dan aku tidak mau mengambil risiko itu. Semoga ketika fajar menjelang, aku sudah bisa kembali melanjutkan perjalanan ke desa Dukuh Kemuning,' Arshaka berbicara dalam hatinya sembari melihat keadaan di sekitarnya. Matahari yang sudah terbenam berganti pet

