Sweet Dream

3570 Kata

“Ini tidak bisa terus berlanjut Elvern,” sang adik buka suara. Setelah perdebatan yang tidak berujung kemarin. Sekali lagi Tyrion berupaya untuk kembali mengajak sang kakak untuk berdialog. Tentunya ini bukan soal pekerjaan, melainkan hal yang lebih personal dan melibatkan kelangsungan kaum mereka yang tersisa. Elvern memandang sang adik, dia memahami pemikiran Tyrion tapi dia tidak bisa untuk melakukan inginnya. Lebih tepatnya hati dan juga pikirannya sedang menolak untuk bekerja sama. Dia hanya diam saja, pandangannya menyapu ruangan yang mereka saat ini tempati. “Apa yang kau inginkan dengan berdiskusi ditempat ini?” Elvern tidak mengerti mengapa dari sekian banyak tempat adiknya justru membawa mereka ketempat yang telah dia kenali. Ornament serba merah, karpet berbulu tebal, aroma p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN