Besok adalah hari kepulangan Gerald. Hingga saat ini, Naura masih bungkam soal Pak Rusdi kepada keluarga karena Gerald yang menginginkannya. Lebih baik, menunggu pendonor yang lain saja. Atau bila perlu, dia bisa ke luar negeri untuk pengobatan di sana. Naura senang, sekarang, Gerald mau disuapi olehnya, mau dilap olehnya, bahkan sekarang, ruangan itu terasa hidup bagi mereka yang baru saja berbaikan. Naura mendorong kursi roda yang dinaiki Gerald. Laki-laki itu meminta untuk keluar dan jalan-jalan menghirup udara segar di taman karena suntuk berlama-lama di ruangan yang baunya penuh obat itu. Naura tentu menyanggupinya. "Capek ya, Sayang?" tanya Gerald. "Nggak kok," jawab Naura. "Kalau capek berhenti saja. Gapapa, kan ini sudah bukan di ruangan lagi. Saya cuma pengen ngirup udara saj

