211

1199 Kata

"Bicara dengan siapa kau sayang?" tanya Mas Hamdan. "Bicara dengan seseorang yang sudah permalukan kita semalam." "Mana orangnya, berikan padaku, maka aku akan memberinya pelajaran," ujar suamiku bersiap merebut ponsel dari tanganku, sayangnya panggilan sudah berakhir. "Panggilannya sudah berakhir!" "Akan kutelpon ulang," ujar Mas Hamdan sambil menahan emosinya. Tak lama setelah bunyi nada sambung ada jawaban lagi dari irsyad. "Halo, dengar kau!" Ujar mas Hamdan yang langsung marah. "Aku memang tak sekaya dirimu, tapi aku tak pernah sekalipun menghina mantan istriku, baik secara pribadi maupun di depan banyak orang. Aku memang terobsesi sama sepertimu, aku berjuang dapatkan hati Aisyah lagi, tapi tidak dengan cara rendahan sepertimu," imbuh Mas hamdan dengan murka. "Maaf, semalam a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN