126

1301 Kata

"Pastikan kalian sudah menguji kualitas sayuran dan bumbu yang akan kalian kirimkan ke kota. Semuanya harus kualitas terbaik karena akan digunakan untuk menjamu tamu di restoran," perintahku pada para pekerja yang sedang membungkus sayur dengan plastik. "Iya, Bu." "Kirimkan juga pepaya segar, mentimun, melon dan semangka yang terbaik." "Siap." "Terima kasih semuanya." Baru saja kubalikkan badan tiba tiba Mas Hamdan datang dan langsung membeliak padaku. "Setelah kau nikmati rumah yang kubangun dengannya, kini kau juga gunakan isi kebun ini untuk mendukung usaha suamimu, kau benar benar lancang." "Lalu apa maumu?!" tanyaku, "sekarang akulah yang bertanggung jawab atas modal dan pengelolaan kebun ini, memangnya kenapa kalau di pasok ke restoran Mas Irsyad bukankah itu juga bisnis?" "R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN