Eps 2 biarkan aku disini lebih lama

2756 Kata
Setelah sakura membeli beberapa bahan makanan di e-mart yang tidak jauh dari tempat tinggalnya akhirnya iapun sampai di rumah dan yeopun akhirnya juga sudah sampai didalam appartnya sakura dengan membawa soju. (Suara pintu) "aku pulang, hmmm yeo kamu disini?" Tanya sakura karena ia terlalu khawatir pada yeo karena waktu di emart tidak mengangkat telfn dari yeo. "Akhirnya kamu sampe juga, ganti baju dulu gih" "Ah iya, aku ganti baju bentar ya ummm itu ada makanan di plastik tadi aku mampir sebentar di emart" "응 (iya)" Di ruang tv "Kamu mau minum apa atau mau aku bikinin apa but adanya cuman sayur tapi masih mentah sama ramen yang aku beli seminggu yang lalu di pasar" tanya sakura kepada yeo karena sakura baru menyadari bahwa sayuran yang ia beli di pasar ternyata masih lumayan banyak. "Bikinin aja ramen sama sayurannya aja di oseng gitu habis itu aku mau ngomong sesuatu sama kamu" jawab yeo karena ia sudah benar-benar ingin segera minta solusi ke sakura. "Okey tunggu bentar ya" (2 jam kemudian) "Ini osengnya ini ramennya aku taruh dimeja dulu ya semuanya ramennya juga belum jadi, so kamu mau ngomongin apa?" Tanya sakura yang ingin tahu sebenarnya apa yang ingin yeo bicarakan padanya. "Sakura, kita kan sudah temenan lama aku boleh ya kalo minum soju disini?" Tanya yeo yang sudah seperti kebanyakan masalah. "괜찮아요 (enggak kenapa)" jawab sakura dengan perasaan tenang sambil ia mengelus-elus kucingnya kimi. "Makasih ya, btw sejak kapan kamu punya anabul dan kenapa anak kucing kamu enggak mau adobsi anak anjing aja?" Tanya yeo sambil memperhatikan kimi. "Iya aku suka anabul, kenapa kucing hmm ya karena imut aja lucu kek kamu yaaaa xixi, enggak-enggak ya suka aja sama anak kucing but i like puppies too" jawab sakura. "Okey, btw aku boleh nanya kan ya, kamu pernah enggak direbutin laki-laki" tanya yeo kepada sakura. "Enggak pernah sih tapi direbutin fans buat fotbar sama minta ttd banyak haha" jawab sakura dengan leluconnya agar yeo bisa tersenyum . "Gimana ya, jadi gini kamu kenal jang kan nah aku tu sebenarnya suka sama dia but dia itu di perebutin sama cowok, dan sempet aku tanya juga sama teman aku kan katanya teman aku juga naksir sama jang, gimana dong?" Tanya yeo kepada sakura tentang perasaannya terhadap jang. "Ya Tuhan kirain ada apa, yeo yeo kamu tu ya dari dulu enggak berubah, huft ya kamu tinggal bilang aja sama jang kalau kamu suka sama dia terus kamu juga bilang juga sama agency kamu biar balanced informasinya dengan apa yang kamu bilang ke jang" jawab sakura dengan perasaan sedikit sedih karena teman masa kecilnya ternyata menyukai orang lain yakni temannya sendiri. "Okey nanti aku akan umumkan setelah aku mendaftarkan dokumen aku dan dokumen jang ke kantor keagamaan untuk segera diproses, oh ya untuk resepsi atau pestanya kamu bakalan datengkan?" Tanya yeo kepada sakura dengan nada yang halus karena yeo sedikit mabuk karena terlalu banyak minum soju. "Apa yeo? duh kamu nih malah jadi seperti ini kan, ini minum air putih dulu kamu sih minumnya terlalu banyak. Huft dah kamu istirahat disini dulu aja jangan paksakan dirimu buat pulang masalah kamar tidur karna appartement aku punya 2 kamar so aku akan tidur di kamar tamu aja karena kalau aku bopong kamu sampe kamar tamu sepertinya aku yang tidak kuat, ini kamu sementara ganti baju kamu dengan baju aku dulu biar baju kamu yang terkena soju aku bersihin" tanya sakura sambil panik karena yeo sudah mulai kehilangan kendali saat meminum soju. "Oh okay, kamarnya di sebelah mana?" Tanya yeo. "Tinggal lurus aja belok kanan" jawab sakura sambil menunjukan arah menggunakan tangannya. "Okey" jawab yeo. Gubrak (suara orang jatuh) "Siapa itu?" Tanya sakura sambil ia melihat keadaan yeo. "Astaaga yeo,,,,, kamu tu enggak kuat minum banyak-banyak kok nekat sih" teriak sakura saat ia tahu bahwa yeo pingsan tidak jauh dari kamarnya. (angkat badan yeo) "kamu juga berat banget lagi untung kamarnya deket, duh hp aku bunyi lagi ntar aja lah angkat telfonnya yang penting yeo sadar dulu" gumam sakura sambil melihat ponselnya yang terdapat notivikasi telfon masuk. Di Kamar Sakura "Aduh yeo berat banget sih, longgarin dulu aja dasinya sama kancing bajunya biar pernapasannya lancar" Yeo mengigau "Sakura, hehe kamu kok dikorea ngapain? Kangen ya sama aku heh, hey anak tomboy sekarang kamu udah sukses jaaadi belikan aku daging. 사쿠라, 사랑해 (sakura i love u)" gumam yeo saat ia dalam keadaan setengah sadar karena terlalu banyak minum. *hati sakura "Yeo,,, what the..... ternyata ia masih mengingatku walaupun aku sudah berubah ㅠㅠ, yeo maaf ya tapi kamu sudah jadi milik jang dan aku tidak bisa melakukan apa-apa selain mendoakanmu supaya hubunganmu dan jang selalu bahagia" gumam sakura dalam hatinya saat ia memandang yeo dan membenarkan selimut agar yeo merasa nyaman saat ia tertidur. Akhirnya sakura pun keluar dari kamar dan segera menelfon kembali orang yang sempat menelfonnya tadi, akan tetapi orang yang sebelumnya menelfon sakura ternyata menghubunginya duluan Di luar kamar sakura "여보세요, 누구세요? (Halo ini dengan siapa?)" Tanya sakura pada orang yang menelfonnya. "안녕히 주무세요, 사쿠라 매니저님. 아이돌 아티스트와 함께 프로젝트를 진행한다는 것을 알려드리고 싶습니다 ()" jelas manager sakura saat menginfokan bahwa sakura akan di kontrak bersama dengan artis idol. "뭐라고요? 아이돌과? 그래서 그런 아이돌과 프로젝트를 할까? (Apa? Idol? Jaaadi aku akan punya satu roject dengan idol?)" Tanya sakura bingung karena ia baru pertama kali mendapat project dengan idol. "Iya sakura saya jelaskan menggunakan bahasa indonesia ya jadi salah satu sutradara menawarkan kamu untuk beradu acting dengan salah satu idol, apakah kamu ingin apply job ini atau kita bicarakan dengan sutradaranya untuk penjelasan tentang drama or film dan peran yang akan kamu jalankan" jelas manager sakura terkait job barunya. "Iyadeh aku coba pikir-pikir dulu ya lagian aku juga ada saatnya balik ke indonesia untuk mengaplly job aku yang lain" "Baik sakura saya paham, saya akan konfirmasi sama yang berasangkutan dulu nanti jika ada info lagi saya kabari" jawab manager sakura. "Oke, saya matikan ya telfonnya saya harus pergi ke apotik segera em yeo tiba-tiba pingsan disini tolong jangan beritahu managernya ya biar aku sembuhkan dulu sampai keadaannya mulai membaik baru nanti aku hubungi sendiri managernya yeo" jelas sakura saat menjelaskan kondisi yeo kepada managernya. "Astaga, oke baiklah saya mengerti, baik selamat pagi". Jawab manager sakura sambil menutup telfonnya. Setelah sakura menerima telfon dari managernya sakura pun langsung bergegas pergi ke apotik untuk membeli obat agar yeo cepat membaik. Di apotik "Hmmm itu bukannya sakura ya ngapain dia disini?" Tanya rizal dalam hati sambil menamati sakura diapotik. "Eh rizal, ummm cuman beli obat aja kok lah emangnya kenapa zal?" Tanya sakura kepada rizal. "Kamu sakit ya apa teman kamu yang sakit?" Tanya rizal kepada sakura. "Eee, enggak sih sebenarnya teman aku yang sakit, itu si yeo lim dia sakit" jelas sakura saat mengatakan kepada rizal bahwa yeo sedang sakit. "Heh yeo, tu anak mabuk lagi? Tu anak ya emang ngeyel udah dibilangin kalo ada masalah jangan mabuk lebih baik berdoa sama Tuhan biar dikasih jalan keluar malah mabuk udah tau dia tu kagak kuat minum banyak eh nekat juga tu anak " jelas rizal kepada sakura. "I know you angry with your friend tapi caranya enggak gitu bambang, bantuin kek tu yeo yeo kan juga temanmu kan sekarang dia lagi kesusahan kek udah hilang harapan gitu kok masih kamu getak-getak kasih solusi kek gitu dari pada dia mabuk-mabuk terus tiap ada masalah kan bahaya juga buat kesehatan mana ini mabuknya dirumah gua lagi duh untung gua belajar ilmu kedokteran dan gua tahu pertolongan pertama apa yang harus gua lakuin kalo temen sendiri pingsan, kamu tu jadi temen yang baik kasih pengaruh juga yang baik mau media menyoroti tingkah lu yang kek gitu, lu juga kan punya fans kan berarti lu tu panutan bambang" jelas sakura dengan nada agak tinggi saat menjelaskan secara detail kepada rizal. "Oke lah, yups gua salah sekarang keadaan yeo gimana sebelum lu ke sini?" Tanya rizal tentang kondisi yeo. "Yah dia masih pingsan lah but aku udah longgarin kancing baju dan ikat pinggang sama lepasin sepatu dan kaos kaki biar dia nyaman sambil nunggu dia sadar makanya itu gua mo beli obat-obatan dulu kebetulan juga obat gua di p3k tinggal dikit and sebagian obat gua udah mo kadaluarsa kan bahaya kalo di konsumsi" jawab sakura mengenai kondisi yeo sebelum dirinya pergi ke apotik. "Syukurlah kalo gitu, btw kamu naik apa ke sini? Kalo lu naik bis gua anter ya sampe rumah or kalo lu naik mobil biar gua setirin ya biar cepet nyampe lagian cuaca semakin dinggin juga dan lo cuman pake pakean yang hangat but kalo menurut gua lu tu masih kedinginan" tanya rizal. "Maaf ya zal makasih tawarannya but dimobil udah ada switter cadangan so kalo sweeter gua basah or gak anget gua bisa double, bukannya gua nolak tawaran lu but lihat dampak ke depanya dong entar kalo media bikin berita aneh2 tentang kita gimana lu mau tanggung jawab?" Tanya sakura sambil menjelaskan alasannya tidak ingin di antar pulang sama rizal. "Okelah kalo gitu mah aman". Petugas apotik "(terjemahan bahasa indonesia) sakura yeolim, ini vitaminnya dininum sampai habis, untuk resep yang diberikan juga harus dihabiskan dan kalau keadaan makin memburuk bawalah ke rumah sakit terdekat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan sebelum itu obat ini dihabiskan dulu sama cobalah disembuhkan pakai cara herbal atau yang lainnya, apa ada lagi yang bisa dibantu?" Tanya petugas apotik saat menjelaskan aturan obat dan jenis obat. " 아니요, 이것으로 충분합니다, 감사합니다 (tidak sudah cukup, terimakasih)" jawab sakura sambil melihat kembali jumlah obat yang diterima. Petugas apotik "감사합니다 빨리 나으세요 (terimakasih, semoga cepat sembuh)" jawab petugas apotik sambil menundukan kepala dan berterimakasih. "네 (iya)" jawab sakura sambil menundukan kepala dan lalu tersenyum kepada petugas apotik. Di luar apotik "Sakura tunggu woy" teriak rizal saat memanggil sakura diluar apotik. "Ada apa lagi, aku harus segera pulang ini kasihan yeo tu anak pasti belum sadar dan aku harus bikinkan dia makanan agar berkurang evek alkoholnya dan semoga itu bisa membantunya sadar kembali, kalau aku kasih obat ini terus ini akan cepat merusak ginjalnya dan kalau dia sakit kariernya bakal kacau" tanya sakura sambil memikirkan cara lain untuk memulihkan keadaan yeo. "Aku mau tanya sama kamu, mungkin kita bisa ngobrol di appart kamu atau di restoran?" Izin rizal saat ia ingin menanyakan sesuatu kepada sakura. "Just ask me kan QNA? Oke lah tapi di appart aja ya sekalian aku mau sambil masak buat yeo" jawab sakura. "Oke deh, kalau gitu aku minta izin ya buat ngemudiin mobil kamu biar kita cepat nyampenya" jawab rizal sambil ia meminta izin untuk mengendarai mobil sakura. "Gak pp penting cepet nyampe aja kasihan yeo di appart sendirian dan masih belum sadar" jawab sakura. Di jalan Suara telfon "여보세요, 사쿠라씨 지금 어디 있나요? (halo sakura, kamu dimana sekarang)" tanya yeo dengan nada lemas. "Yeo udah sadar? Syukurlah ya Tuhan, aku di jalan kenapa kamu laper?" Tanya sakura. "아니요, (suara batuk) cepetan ke sini kan aku belum ngomong sama kamu" jelas yeo sambil menunjukkan bahwa ia masih belum sepenuhnya sadar. "Oke2 sekarang aku ke appart ya ini dah deket kok okey aku tutup ya telfonnya" jawab sakura. "전화를 끊지 마세요 ..... 안돼 (jangan tutup telfonnya..... tidak), ash tu anak pasti nekat ngebut lagi" jawab yeo dengan kesal karena sakura menutup telfonnya. Di mobil "Siapa tadi yang nelfon?" Tanya rizal. "Siapa ya kok disini keknya kamu deh yang kepo" jawab sakura sambil sedikit menyindir rizal karena ia terlalu kepo. "Ya kan cuman nanya aja, itu tadi yeo kan gimana keadaannya?" Tanya rizal. "Dia udah baikan but not full ya tidak sepenuhnya sadar tapi kalau dari omongannya sih dia udah mau sadar" jawab sakura. "Oke deh, kita agak cepat ya biar kita bisa lihat kondisi yeo". "Iya" jawab sakura. Di appartemen sakura (Suara pintu masuk setelah menekan pin) "안녕, yeo kamu udah sadar" tanya sakura saat ia sedang mencari dimana yeo. "Si yeo mana dah?" Tanya rizal. "Enggak tau dah cari dulu" jawab sakura. "Eh kalian udah pulang hehe maaf ya aku ngeyel orangnya" jelas yeo. "Lah yeo disini kamu rupanya, aku cariin ke kamar aku enggak ada eh enggak taunya disini" jawab sakura. "Dikamar? Yeo tidur dikamar kamu?" Tanya rizal. "Iya lah emang kenapa lo ngelarang, coba kamu pikir aja tu ya rumah segedong ini gua mo mbopong yeo yang beratnya lebih dari 2kg karung beras ya mending gua baringin dulu di kamar gua yang lebih deket" jawab sakura. "Maaf deh maaf" jawab rizal. "Yeo kamu mau aku buatin sup biar kamu merasa lebih baik but sebelum itu kamu minum air putih dulu ya" tanya sakura. "Tadi aku udah minum air putih kok tapi enggak kenapa deh kalau sup mah aku enggak bakalan nolak habisnya sup buatan kamu enak banget" jawab yeo. "Ya makanya yeo cari pendamping yang bisa nerima kamu dan bilang juga sama pasangan kamu untuk jangan insecure apalagi soal pendapatan bilangin sama pasangan kamu kalau rezeki itu bisa dicari tapi kalau udah terlanjur insecure dan merubah semua bentuk anggota badan yang Tuhan udah kasih mah udah kelewat batas dan Tuhan tidak suka itu so kalau kamu punya lasangan nanti dilihat baik2 dia masih suka insecure apa enggak kalau enggak kamu aman tinggal suruh lebih mencintai dirinya sendiri dulu aja yeo, udah deh kalau dia bisa mencintai dirinya sendiri dan udah tidak insecure lagi fiks lu harus genggam tu pasangan kamu dan jaga dia sampai kamu mengucap sumpah sehidup semati" jelas sakura. "Wah baru juga proses sadar dari minum udah dapet wejangan gini, thnk loh ya sakura aku jadi lebih mengerti sekarang kenapa sekarang pada berlomba-lomba untuk menjadi cantik dan tidak memikirkan untuk mempercantik hati" jawab yeo. "Nah tu tau kan, makanya jangan lihat fisiknya dulu kalau fisik mah bisa diperbaiki asalkan punya dana kalau hati kan dari diri sendiri kan" jelas sakura. "Iya, sakura nih makin pinter nih" jawab yeo. "Makasih, yaudha aku mau masak dulu" jawab sakura sambil mengeluarkan bahan-bahan yang akan dimasak. Di ruang tamu "Kamu kenal sudah lama ya sama sakura?" Tanya rizal. "Iya, aku sudah berteman lama dengan sakura, emang kenapa?" Tanya yeo. "Iya enggak kenapa sih heran aja bukannya sakura itu baru 2 bulan di korea kok sudah kenal sama kamu kan ya aku sebagai orang indonesia juga pengen tau gitu awal kalian berdua kenal itu gimana gitu aja" jelas rizal. "Ummm aku sama sakura itu dulu sempet ketemu waktu aku liburan ke kotanya dia so dari situlah awal aku dan dia ketemu" jawab yeo. "Oh jadi gitu ya pasti panjang dong lika likunya sebelum kalian akhirnya bertemu?" Tanya rizal. "Enggak juga sih kebetulan juga aku dan boygrub aku ada acara juga disana so ya sekalian kerja juga" jawab yeo. "Oke kalo gitu mah bersyukur kamu sakura itu baik banget orangnya xixi" jawab rizal dengan jujur tentang sifatnya sakura. "Iya sakura memang orang yang jujur, dia tu jarang capek, aku juga engvak kebayang gimana ya entar pasangannya dia kalau dia tau kelakuan sakura" jelas yeo. "Kelakuan apa kek gimana?" Tanya rizal. "Kel...." jawab yeo yang setengah karena sakura memanggil untuk segera memakan sup buatannya. "Hei kalian pada mau makan enggak nih dah jadi masakannya" tanya sakura saat memanggil teman-temannya untuk segera makan. Dimeja makan "Yeo rizal keknya aku harus balik deh ke indonesia" jelas sakura saat memberitahu kepada yeo dan rizal bahwa sakura akan pulang ke indonesia. "Apa, balik ke indo?" Tanya yeo dan rizal. "Iya ada project yang harus aku selesaikan disana, dan aku akan urus itu dulu baru aku balik lagi ke korea" jawab sakura. "Kenapa dadakan gitu sih?" Tanya yeo. "Aku juga tidak tau, ya semoga aja projectnya masih lama so aku bisa tunda untuk balik ke indonesia" jelas sakura. "Semoga aja enggak jadi ya padahal kita baru ketemu loh dan jang juga seneng kalau kamu disini please jangan balik ke indonesia dulu ya" jelas yeo sambil memohon agar sakura tetap tinggal di korea dan mengecek kembali project yang akan dikerjakan sakura. "Iya semoga saja sih enggak" jawab sakura. "Amiin ya Tuhan" jawab yeo.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN