Enam Puluh Lima

1489 Kata

Loy tiba di rumah orang tuanya begitu menempuh perjalanan dari Perancis sebab ia memiliki beberapa pekerjaan di sana. Setibanya di rumah, ia disambut oleh kakak iparnya yang langsung ia peluk dengan antusias. Sabrina sedikit terkejut dengan pelukan itu, tapi ia tidak menolak sama sekali, meski tidak juga membalasnya. Ia lalu menjauh setelah Loy melepas pelukan dan mendorongnya untuk memberi jarak. "Aku membawa sesuatu untukmu, kakak ipar." ujar Loy sambil memilih satu buah kotak berisi gaun. Lalu mengambil satu kotak lainnya dan juga menyerahkannya, "Kalau yang ini untuk si kecil." ujarnya. "Pamannnn.." teriak Egiata pada pamannya dengan antusias. Suaranya terdengar lucu dan menggemaskan. "Di mana yang lain?" "Paman dan Bibi di restoran. Joe dan Kay bekerja." jelas Sabrina. "Kau d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN