Pagi-pagi sekali mereka sudah berkumpul di tepian jalan. Dengan tiga mobil yang mereka kendarai, melaju menerobos kabut tipis dan menyusuri jalanan sepi menuju bukit. Pohon-pohon besar menjulang tinggi masih tampak basah akan embun, juga angin sejuk yang berembus menembus pori-pori mereka terasa begitu dingin. Sesuai pesan dan arahan buku dongeng tersebut, mereka hari ini harus mendatangi rumah tua kemarin. Setelah menempuh perjalanan panjang dan juga hambatan jalan yang tidak rata, akhirnya mobil mereka sampai di pekarangan rumah tua. Mereka pun keluar satu persatu. Annie memandangi bangunan tua yang terbuat dari kayu namun tampak besar dan masih kokoh itu sembari memeluk buku dongengnya. Kabut tipis berwarna putih abu-abu itu masih menyelimuti rumah itu, dan menyembunyikan pepohonan di

