Nenek tua itu berjalan lunglai ke arah kursi lagi, duduk di antara mereka dengan menampilkan senyumnya yang paling indah menurutnya. "Dongeng kematian. Buku dongeng ini yang membawa kami ke sini." Annie meletakkan buku dongengnya di atas meja tepat di hadapan sang nenek. "Kami menemukannya di bangunan tua sebulan yang lalu. Setiap salah satu dari kami membaca dongengnya, maka kami akan menjadi tokoh dalam dongeng ini," ujar Jay memberitahu. Nichole ikut menyahut, "Lalu kami diteror. Dihantui oleh tokoh dalam dongeng ini. Semuanya tampak nyata, tetapi … orang-orang di sekitar kami tidak ada yang mengetahuinya." "Teman kami, Rio, telah menjadi korban pertama buku dongeng ini. Dia dibunuh secara misterius di kampus. Sialnya, buku ini menuduh kami semua yang menjadi pelakunya." Maya menger

