Peran Istri

1001 Kata

Suara nyaring minyak panas yang dimasuki bawang disertai cipratan minyak yang membuat Melisa memudurkan tubuhnya terdengar di pagi hari. Masih jam enam pagi dan Melisa sudah siap dengan seragamnya untuk mengajar. Pagi ini Melisa tidak ingin jika ia dan Alfath tidak sempat sarapan, karena menurutnya sarapan itu sangat penting mengingat waktu istirahat pertama di sekolah itu cukup siang. Jika tidak sarapan terlebih dahulu, Melisa takut hal tersebut dapat mengganggu aktivitas mereka di kelas. Maka dari itu ia sengaja bangun dan mandi lebih pagi agar bisa memasak makanan dengan waktu yang cukup. Sedangkan Alfath masih terlelap dalam tidurnya. Sepertinya Melisa akan membangunkan suami mudanya tersebut sebentar lagi.  Tumis bayam, menu makanan sederhana yang dibuat oleh Melisa pagi ini. Juga a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN