Kedua tangan Melisa dengan cekatan membereskan piring dan gelas kotor yang telah dipakai Alfath untuk makan malam. Setelah menyajikan segelas air putih untuk suaminya, Melisa bergegas untuk mencuci piring agar tidak menumpuk mengingat jika ia tidak begitu memiliki waktu lung untuk melakukan pekerjaan rumah. Dari pagi hingga sore menjelang Melisa menghabiskan waktunya untuk mengajar di sekolah. Dann ketika pulang dari mengajar, Melisa sering kali merasakan lelah yang cukup kentara hingga membuatnya merasa malas untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Maka dari itu, Melisa akan melakukan pekerja rumah sedikit demi sedikit dan tidak akan membuatnya menumpuk bagai cucian kotor. Tidak lama waktu yang diperlukannya untuk mencuci satu piring yang digunakan oleh Alfath tadi. Kebetulan Melisa memang

