Menikah Siri

2212 Kata

Wajahnya lebih berkilau dari biasanya, rona merah tercipta rapi di pipinya. Melisa menatap pantulan wajahnya sendiri dengan takjub, merasa pangling akan penampilanya. Melisa memang tidak pernah menganggap wajahnya tidak cantik. Tapi tetap saja wajahnya terlihat berbeda kali ini, riasan khas pengantin jarang mengecewakan. Apalagi jika perias yang diperkerjakan adalah seseorang yang profesional. Kebaya putih dengan renda di bagian kerah dan kancing depan begitu mengepas hingga memperlihatkan bentuk tubuh proporsionalnya. Kain batik dengan model duyung menjadi bawahannya, rambut yang ditata rapi dengan mahkota kecil sebagai sentuhan akhir yang membuat Melisa bertambah cantik. Hari ini ia merasa menjadi pengantin sebenarnya meski pernikahan yang akan dijalaninya bukanlah pernikahan yang seha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN